kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Wage, 4 Desember 2003

 Nusatenggara


Parpol tak Lolos Pemilu mesti Berjiwa Besar

Mataram (Bali Post) -
Para pengurus parpol yang tak lolos Pemilu 2004 mesti berjiwa besar. Demikian harapan yang dilontarkan Gubernur NTB Drs. HL Serinata, seusai upacara peringatan Hari Bhakti ke-58 PU dan meninjau Posko Bencana Alam, di kantor Kimpraswil NTB, Rabu (3/12) kemarin.

Serinata menyatakan perlunya mewaspadai sejumlah partai politik (parpol) yang tidak lolos Pemilu 2004. Untuk itu, Serinata bersama pimpinan daerah (muspida) segera bertemu, mengantisipasi hal-hal yang rawan, menyusul pengumuman KPU hingga 7 Desember mendatang.

Menurutnya, pengumuman KPU atas hasil verifikasi faktual parpol menimbulkan reaksi gembira dan kecewa. Bagi parpol yang kecewa bisa saja melakukan tindakan macam-macam. "Inilah yang perlu diwaspadai," katanya didampingi Kadis Kimpraswil NTB Ir. H. Jalal.

Untuk menghindarinya, Serinata berharap kepada parpol yang tidak lolos melihat secara objektif hasil kerja KPU. Serinata meyakini KPU sudah mengikuti aturan yang semestinya. "Jadi harus berjiwa besar dan introspeksi. Harus mau mengakui kekurangannya," pintanya.

Dalam masalah ini, Serinata beserta jajarannya tentu berjaga-jaga dan berupaya mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tak diinginkan. Tentunya harus ada tindakan persuasif dan pemerintah harus memberi penjelasan yang semestinya.

Sementara itu, Ketua KPU NTB TGH Mahally Fikri, dihubungi terpisah juga berharap agar parpol yang tidak lolos pemilu bersikap dewasa dan menjaga stabilitas daerah ini. Mengingat, KPU dalam menilai bukan karena suka atau tidak suka, tetapi mengacu kepada aturan perundang-undangan yang berlaku.

Pihak KPU, menurut Mahally, ingin melaksanakan tugasnya dengan baik hingga pemilu berjalan jujur dan tertib. Untuk itu, KPU di daerah sangat ketat dalam menilai persyaratan administrasi dan verifikasi faktual. Di NTB dari 32 parpol, tercatat 22 parpol lolos dan 10 parpol tidak lolos verifikasi faktual. Parpol yang tidak lolos lebih banyak tersandung pada kebenaran pendukung.

Terkait dengan antisipasi kemungkinan timbulnya gejolak pascapengumuman akhir KPU pusat, Mahally memandang perlu adanya pertemuan dengan parpol yang ada dengan pimpinan daerah serta unsur terkait, termasuk KPU. Jadi harus ada komitmen atau kesepakatan bersama yang lebih kuat, sehingga apa pun keputusan terkait dengan pemilu bisa diterima dengan ikhlas dan konsisten melaksanakan kesepakatan. (046)

Topik Interaktif: Parpol tak Lolos Pemilu

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)