Pesawat India Dikawal Dua Jet Tempur
* Diduga
Angkut Teroris
New York -
Pesawat Air India dari Bombay via London dikawal dua jet
tempur Kanada menuju Bandara John F. Kennedy di New York,
Kamis (Jumat kemarin wita), begitu peringatan yang
diterima dari Bandara Heatrow, London, Inggris, bahwa
salah satu penumpangnya ditengarai sebagai anggota teroris
internasional.
Begitu mendarat,
Air India dengan nomor penerbangan 101 itu segera ''dibersihkan''.
Penumpang yang dicurigai sebagai anggota teroris, sempat
ditanyai secara intensif oleh Biro Penyelidik Federal
(FBI) sebelum akhirnya dibebaskan karena tidak cukup bukti.
Kehadiran pria ini segera memicu kekhawatiran, begitu
salah seorang pejabat Bandara Heatrow merasa yakin bahwa
nama pria itu tercantum dalam daftar teroris internasional
yang kini dimiliki seluruh bandara internasional di Eropa
dan AS. Peringatan itu muncul beberapa saat setelah
pesawat tinggal landas menuju New York.
''Berdasarkan data
yang kami terima dari markas FBI, maka agen FBI kemudian
melakukan penyelidikan atas orang tersebut,'' ujar juru
bicara FBI James Margolin. Peristiwa ini memang tidak
terlepaskan dari trauma 11 September lalu. Itulah makanya,
dipandang perlu pesawat ini dikawal dua jet tempur.
Begitu mendarat di
bandara, pesawat segera ''diasingkan'' serta dikelilingi
sepasukan polisi. Beberapa saat kemudian, orang yang
disangka teroris itu segera digiring keluar. Pejabat
setempat tidak menutup kemungkinan bisa jadi alarm yang
dikirim itu salah. Oleh sebab itu, pejabat berwenang
setempat belum menjelaskan jati diri pria yang dimaksud.
Namun pada dasarnya,
mereka mengakui bahwa hal itu merupakan tindakan preventif
untuk mengantisipasi terulangnya peristiwa 11 September
yang menewaskan sekitar 3.100 orang. Pada 22 Desember
tahun lalu, Richard Reid (28), seorang pria asal Inggris
penumpang pesawat American Airlines, ditangkap begitu
mendarat di New York karena kedapatan membawa bahan
peledak yang disembuyikan dalam sol sepatunya. Berkat
kesigapan penumpang serta kru pesawat, Reid yang diyakini
punya kaitan dengan Osama bin Laden, bisa dibekuk dalam
perjalanan di udara. Dalam persidangan di Boston,
Massachusetts, Reid mengaku tidak bersalah. Jika terbukti
bersalah, Reid akan menghabiskan seluruh hidupnya di balik
terali besi. (055/afp)
|