kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Sabtu Paing, 2 Maret 2002

MANCANEGARA


Pesawat India Dikawal Dua Jet Tempur
* Diduga Angkut Teroris

New York -
Pesawat Air India dari Bombay via London dikawal dua jet tempur Kanada menuju Bandara John F. Kennedy di New York, Kamis (Jumat kemarin wita), begitu peringatan yang diterima dari Bandara Heatrow, London, Inggris, bahwa salah satu penumpangnya ditengarai sebagai anggota teroris internasional.

Begitu mendarat, Air India dengan nomor penerbangan 101 itu segera ''dibersihkan''. Penumpang yang dicurigai sebagai anggota teroris, sempat ditanyai secara intensif oleh Biro Penyelidik Federal (FBI) sebelum akhirnya dibebaskan karena tidak cukup bukti. Kehadiran pria ini segera memicu kekhawatiran, begitu salah seorang pejabat Bandara Heatrow merasa yakin bahwa nama pria itu tercantum dalam daftar teroris internasional yang kini dimiliki seluruh bandara internasional di Eropa dan AS. Peringatan itu muncul beberapa saat setelah pesawat tinggal landas menuju New York.

''Berdasarkan data yang kami terima dari markas FBI, maka agen FBI kemudian melakukan penyelidikan atas orang tersebut,'' ujar juru bicara FBI James Margolin. Peristiwa ini memang tidak terlepaskan dari trauma 11 September lalu. Itulah makanya, dipandang perlu pesawat ini dikawal dua jet tempur.

Begitu mendarat di bandara, pesawat segera ''diasingkan'' serta dikelilingi sepasukan polisi. Beberapa saat kemudian, orang yang disangka teroris itu segera digiring keluar. Pejabat setempat tidak menutup kemungkinan bisa jadi alarm yang dikirim itu salah. Oleh sebab itu, pejabat berwenang setempat belum menjelaskan jati diri pria yang dimaksud.

Namun pada dasarnya, mereka mengakui bahwa hal itu merupakan tindakan preventif untuk mengantisipasi terulangnya peristiwa 11 September yang menewaskan sekitar 3.100 orang. Pada 22 Desember tahun lalu, Richard Reid (28), seorang pria asal Inggris penumpang pesawat American Airlines, ditangkap begitu mendarat di New York karena kedapatan membawa bahan peledak yang disembuyikan dalam sol sepatunya. Berkat kesigapan penumpang serta kru pesawat, Reid yang diyakini punya kaitan dengan Osama bin Laden, bisa dibekuk dalam perjalanan di udara. Dalam persidangan di Boston, Massachusetts, Reid mengaku tidak bersalah. Jika terbukti bersalah, Reid akan menghabiskan seluruh hidupnya di balik terali besi. (055/afp)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)


Info VALAS