kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Kamis Wage, 13 Desember 2007

 Mancanegara


Apartemen
28 Lantai Terbakar--
21 Korban Tewas
 

Beijing -
Gedung
berlantai 28 terletak di kota padat penduduk Wenzhou, Propinsi Zhejiang, Cina Timur tertimpa musibah. Sekitar pukul 08.20 pagi Rabu (12/12) kemarin, gedung apartemen Wenfu Mansion yang dihuni lebih dari 200 orang tiba-tiba terbakar hebat. Musibah ini menyebabkan 21 korban tewas dan mencederai sejumlah orang.

Kebakaran yang berlangsung selama tiga jam tersebut terlihat benar-benar spektakuler karena melalap sebuah bangunan tinggi dan menurut petugas darurat sebanyak 213 orang berhasil selamat. Mei Shangyin, jubir pemerintah lokal menyebutkan, api menyebar pada jam-jam sibuk di gedung yang dimanfaatkan untuk aktivitas komersial sekaligus tempat tinggal. Petugas pemadam kebakaran (PMK) menyelamatkan 105 orang yang terjebak akibat kepulan asap tebal, sementara 100 lainnya dievakuasi dengan baik sesuai dengan prosedur keadaan darurat. Selama tiga jam si jago merah mengamuk melumat gedung tersebut. "Saya terperangkap di lantai enam selama dua jam, dan diselamatkan oleh PMK. Saya tidak berkutik karena kepulan asap terlalu tebal membuat jarak pandang kabur dan nafas sesak sekali," tutur korban Yang seperti dikutip China News Service.

Departemen PMK menyatakan, api berhasil dipadamkan dan tidak ada penghuni yang ditinggalkan di gedung. "Semua orang yang terjebak di dalam berhasil diselamatkan," jelas petugas kepada kantor berita Xinhua. Ada dua belas pria dan sembilan wanita tewas karena terjebak api dan terlalu banyak menghirup asap beracun. Saksi mata menyebutkan api menjalar dari sebuah toko bunga di lantai pertama dan merayap cepat sekali menuju pusat rekreasi di lantai dua. Namun penyebab dari musibah ini masih dalam penyelidikan.

Totalnya api menelan areal melebihi 1.270 meter persegi dan 270 lebih petugas PMK dimobilisasi mengatasi kemarahan si jago merah. Dua orang di toko bunga tewas, sementara 19 lainnya di pusat rekreasi karena sesak napas.

Wenzhou adalah sebuah kota besar di Propinsi Zhejiang, Cina Timur. Kawasan ini dipenuhi dengan industri untuk ekspor dan mengalami perkembangan pesat setelah negeri Tirai Bambu mengadopsi reformasi ekonomi kapitalis. Musibah kebakaran hebat sering terjadi di Cina karena kurangnya tingkat kesadaran akan bahaya api dan prosedur keamanan yang minim. Tahun 2.000 sebanyak 311 orang meregang nyawa dalam musibah kebakaran di sebuah hiburan malam di kota tengah Luoyang. Oktober kemarin, sebuah toko sepatu di Propinsi Fujian juga terbakar hingga 37 nyawa melayang.

Dalam semester pertama tahun ini, data pemerintah memperlihatkan 898 orang tewas dan 488 cedera dalam 95.300 kasus kebakaran. Data ini belum termasuk dari kebakaran hutan atau insiden yang terjadi di bidang pertambangan. (ton/ap/afp)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)