Guru dan
Siswa SMAN 1 Sidemen-----
Berprestasi
dalam
Karya Tulis
Ilmiah
SEBAGAI
sekolah yang
berada
di pinggiran
kota,
SMAN 1 Sidemen, Karangasem
terus
mengasah dan
menunjukkan
prestasi,
baik guru
maupun
siswa. ''Kami
berusaha
untuk
mengikuti setiap
undangan
lomba yang
sampai
ke sekolah
kami.
Walaupun
dengan
kemampuan dana yang
seadanya,''
ungkap Drs. I
Nyoman
Suriti,
M.Si.,
Kepala SMAN 1 Sidemen,
Karangasem,
belum lama
ini.
Mantan
Kepala SMPN 2 Sidemen
ini
tidak mengeluh
dan
merasa berkecil
hati
dengan
dana bantuan
masyarakat
berupa
komite sekolah paling
rendah
di Bali. ''Kami
menyadari,
dengan
bantuan
dana yang kecil
dari
masyarakat, kami
kelola
dan kami
terus
motivasi guru dan
anak-anak
kami
untuk terus
berprestasi,''
tambah ayah
dengan 4
orang
putri ini.
Usaha
keras
kepemimpinan kepala
sekolah yang
berpenampilan
kalem
ini membuahkan
hasil.
Dari sederetan
lomba yang
dialamatkan
ke SMAN 1 Sidemen,
Karangasem, Drs. I
Nyoman
Suriti, M.Si.
merasa
bangga
dan salut
dengan
kegigihan guru dan
siswanya
berjuang
untuk
mengikuti lomba-lomba.
Torehan
prestasi pun
tidak
tanggung-tanggung.
Prestasi
tingkat
nasional pun telah
diraih
oleh guru-guru SMAN 1 Sidemen,
Karangasem.
Torehan
prestasi
membanggakan
inilah
menjadi motivasi
bagi
setiap guru dan
siswa SMAN 1 Sidemen,
Karangasem
untuk
terus berprestasi.
''Kami
menyadari sekolah
kami
jauh dari
kota
kabupaten.
Segala
informasi
pasti
kami telat
mendapatkannya.
Menyiasati
itu,
kami telah
membentuk Forum
Komunikasi
dan
Informasi yang
dikoordinasikan oleh
seorang guru yang
telaten
akan
hal ini.
Syukurlah
beberapa
informasi
penting
kami dapatkan
dari forum
ini,''
tambah Suriti yang
dikenal
dekat dengan guru,
pegawai,
dan
siswa ini.
Selama
tahun 2007,
beberapa
prestasi
membanggakan
telah
dicatat oleh
sekolah yang
menerapkan
kurikulum plus
budaya Bali
ini.
Siswanya
atas
nama Putu
Eka
Prayastiti Kefani
telah
mampu meraih
Juara II LPIR se-Bali yang
dilaksanakan
oleh
Depdiknas Propinsi
Bali, IGA Manik
Sugiantari
juga
mampu meraih
Juara II LKIR
Bidang
Sejarah di
Undiksha
Singaraja,
dan
beberapa kali telah
menjadi
finalis dalam
berbagai
lomba
karya tulis
ilmiah.
''Kami
menyadari kemampuan
awal
siswa tidak
terlalu
bagus.
Kami
menugaskan guru-guru
untuk
membimbing dengan
sabar
dan telaten.
Syukurlah
bisa
menjadi juara.
Terima
kasih
kepada guru-guru kami,''
seloroh
Suriti.
Suriti
juga
menambahkan, untuk
memotivasi
siswa
berprestasi dalam
karya
tulis ilmiah,
dia
juga mendorong
para guru
untuk
rajin menuliskan
pengalaman
mengajarnya
dalam
bentuk karya
tulis.
''Tahun
ini
banyak sekali guru
kami yang
memenangkan
lomba
karya tulis guru.
Kami
terus
motivasi mereka
dan
berdiskusi sesama
teman guru yang
tahu
banyak tentang
karya
tulis,'' tambahnya
lagi.
(r/*)