Pembongkaran
Lapangan
Tenis
tanpa Pengganti?
Di
kota
Semarapura
sarana
rekreasi di
pusat
kota
sangat
diperlukan, rencana
penataan
bencingah
Puri
Agung Klungkung
adalah
langkah untuk
mempercantik
kota
Semparapura
dan
juga tempat
rekreasi.
Menurut
berita informal yang
tersebar,
pembongkaran
lapangan
tenis
dan juga
Balai
Budaya
akan dilaksanakan
awal
Agustus 2006 tanpa
mempersiapkan
lapangan
pengganti
terlebih
dulu.
Hal itu
membingungkan dan
membuat
sedih para
penggemar
tenis
lapangan sehingga
timbul
pertanyaan sangat
mendasar yang
menggelitik
kami:
1. Apakah
pembongkaran
tersebut
sangat
mendesak?
2. Apakah
pembongkaran
tersebut
langsung
disusul
dengan pembangunan
bencingah
Puri?
3. Apakah
memang
ada kebijakan
bongkar
tanpa pengganti,
jika
ada pengganti
kapan?
4. Apakah
memang
kebijakan pembongkaran
tanpa
secara resmi
memberi
tahu pemakai
seperti PELTI
Klungkung
sebagai
pengguna lapangan
tersebut?
Masih
banyak
pertanyaan lainnya,
tapi
jika pembongkaran
tersebut
sangat
mendesak karena
akan
langsung
dibangun
bencingah
Puri,
tentu sebelumnya
harus
dibangun lapangan
pengganti
terlebih
dulu.
Menurut
berita
tidak resmi,
pembangunan
bencingah
Puri
tidak dilaksanakan
seketika
setelah
pembongkaran dilaksanakan.
Jika
ini
benar, ini
kebijaksanaan yang
sangat
aneh.
Siapa
pun yang merencanakan
harusnya
secara
bijaksana memperhatikan
kebutuhan
kami
penggemar tenis
lapangan.
Walaupun
tenis
lapangan tidak
pernah
menyumbangkan medali
emas
dalam Porda,
tetapi
hampir pada
setiap
Porda medali
perak
atau perunggu
disumbangkan
oleh
para pemain
tenis
lapangan Klungkung.
Dengan
segala
hormat, PELTI Klungkung
agar mendesak
Dinas
terkait
sehingga lapangan
pengganti
dibangun
terlebih
dulu
baru dilakukan
pembongkaran.
Kami
juga
minta
segera
diadakan pertemuan
antara
insan penggemar
tennis lapangan
dengan
Kadis PU Klungkung
dan
jajarannya untuk
mencari
solusi terbaik
bagi
kedua belah
pihak.
Ir. Tjokorda
Bagus
Oka
Jalan
Imam Bonjol No. 2,
Semarapura-Klungkung