kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Selasa Pon, 25 Juli 2006

 Olahraga


Persik dan PSIS ke Semifinal 

Jakarta (Bali Post) -
Persik Kediri dan PSIS Semarang akhirnya menjadi wakil dari Grup Solo yang lolos ke babak semifinal Kompetisi Divisi Utama Liga Djarum 2006. Babak empat besar akan dimainkan di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (27/7) nanti. Kedua tim itu menyusul Persekabpas Pasuruan dan Persmin Minahasa dari Grup Gresik yang sudah melenggang lebih dulu.

Persik memuncaki Grup Solo dengan mengemas nilai 7, sedangkan PSIS menempati posisi kedua dengan nilai 6. Dalam pertandingan terakhir grup yang dimainkan Senin (24/7) kemarin secara bersamaan, kedua tim sama-sama memetik kemenangan tipis 1-0 atas lawan-lawannya.

Persik memukul Arema 1-0 di Stadion Manahan melalui gol yang dicetak Hariyanto pada menit ke-88, sedangkan PSIS menang 1-0 atas Persiba dari titik pinalti pada menit ke-63 melalui Gustavo Hernan Ortiz dalam duel yang dimainkan di Stadion Mohammad Sarengat, Batang.

Di semifinal nanti, Persekabpas jumpa PSIS, dan Persik ketemu Persmin. Pertarungan ini merupakan ulangan dari laga babak reguler di antara keempat tim. Persekabpas dan PSIS selama ini berseteru dengan PSIS di Wilayah I, sedangkan Persik adalah salah satu lawan Persmin di Wilayah II.

Kenyataan bakal bertemu dengan PSIS pada semifinal cukup menggembirakan kubu Persekabpas. Pasalnya, dalam dua kali pertemuan di babak reguler Liga Djarum 2006, kemenangan terus berpihak di kubu Laskar Sakera. Walau demikian, kubu Persekabpas amat memperhitungkan kebangkitan PSIS. "Bermain di Solo tentu akan lain suasananya. Saya harus memperingkatkan para pemain agar tidak terlalu percaya diri,'' ujar pelatih Persekabpas, Subangkit.

Sementara arsitek Persmin, Djoko Malis, mengakui Persik merupakan salah satu lawan yang paling ditakuti timnya pada babak reguler. "Kami berhasil memberikan perlawanan keras di Minahasa, tetapi kesulitan menghadapi mereka di kandangnya di Kediri. Persik merupakan salah satu calon juara,'' kata Djoko Malis yang ditemui pada kesempatan terpisah.

Jika Persekabpas dan Persmin lolos ke babak semifinal dari babak delapan besar yang digelar di Gresik dan Kediri, Persik dan PSIS mewakili dua tim yang lolos dari babak delapan besar di Solo dan Batang yang baru berakhir kemarin.

Persik menjadi juara Grup B di Solo setelah membukukan nilai 7, dari dua kali menang dan sekali seri. PSIS menempati posisi kedua dengan nilai 6 dari dua kali menang dan sekali kalah.

Di kubu PSIS, manajer tim Yoyok Sukawi Sutarip mengakui Persekabpas kini berbeda dengan yang dua kali mereka hadapi di babak reguler. Ia sudah mendapat laporan mengenai penampilan tim Laskar Sakera yang mengesankan untuk menjuarai babak delapan besar zone Gresik.

"Penampilan mereka ketika mengalahkan Persija 3-1 dan PSM 5-1 katanya sangat luar biasa. Saya memang belum melihat rekamannya, tetapi hal itu sudah cukup membuat kami harus memperhitungkan mereka," kata anak Wali Kota Semarang Sukawi Sutarip ini.

PSIS dua kali dikalahkan Persekabpas di kompetisi reguler. Menyerah 0-2 di Bangil, lalu kalah lagi 0-1 di Semarang. Pada musim koimpetisi sebelumnya, PSIS hanya mampu menahan seri Laskar Sakera di Semarang, dan kalah 0-1 dalam away di Madiun.

Menurut Yoyok, pihaknya masih mempunya waktu dua hari untuk melakukan persiapan menghadapi laga babak semifinal. "Malam ini tim langsung kembali ke Semarang, dan mungkin baru besok ke Solo," katanya seusai pertandingan melawan Persiba Balikpapan di Stadion R. Sarengat, Batang. (035)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)