Persik
dan PSIS ke Semifinal
Jakarta (Bali Post) -
Persik Kediri dan PSIS Semarang akhirnya menjadi wakil
dari Grup Solo yang lolos ke babak semifinal Kompetisi
Divisi Utama Liga Djarum 2006. Babak empat besar akan
dimainkan di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Kamis
(27/7) nanti. Kedua tim itu menyusul Persekabpas
Pasuruan dan Persmin Minahasa dari Grup Gresik yang
sudah melenggang lebih dulu.
Persik memuncaki Grup Solo dengan mengemas nilai 7,
sedangkan PSIS menempati posisi kedua dengan nilai 6.
Dalam pertandingan terakhir grup yang dimainkan Senin
(24/7) kemarin secara bersamaan, kedua tim sama-sama
memetik kemenangan tipis 1-0 atas lawan-lawannya.
Persik memukul Arema 1-0 di Stadion Manahan melalui gol
yang dicetak Hariyanto pada menit ke-88, sedangkan PSIS
menang 1-0 atas Persiba dari titik pinalti pada menit
ke-63 melalui Gustavo Hernan Ortiz dalam duel yang
dimainkan di Stadion Mohammad Sarengat, Batang.
Di semifinal nanti, Persekabpas jumpa PSIS, dan Persik
ketemu Persmin. Pertarungan ini merupakan ulangan dari
laga babak reguler di antara keempat tim. Persekabpas
dan PSIS selama ini berseteru dengan PSIS di Wilayah I,
sedangkan Persik adalah salah satu lawan Persmin di
Wilayah II.
Kenyataan bakal bertemu dengan PSIS pada semifinal cukup
menggembirakan kubu Persekabpas. Pasalnya, dalam dua
kali pertemuan di babak reguler Liga Djarum 2006,
kemenangan terus berpihak di kubu Laskar Sakera. Walau
demikian, kubu Persekabpas amat memperhitungkan
kebangkitan PSIS. "Bermain di Solo tentu akan lain
suasananya. Saya harus memperingkatkan para pemain agar
tidak terlalu percaya diri,'' ujar pelatih Persekabpas,
Subangkit.
Sementara arsitek Persmin, Djoko Malis, mengakui Persik
merupakan salah satu lawan yang paling ditakuti timnya
pada babak reguler. "Kami berhasil memberikan perlawanan
keras di Minahasa, tetapi kesulitan menghadapi mereka di
kandangnya di Kediri. Persik merupakan salah satu calon
juara,'' kata Djoko Malis yang ditemui pada kesempatan
terpisah.
Jika Persekabpas dan Persmin lolos ke babak semifinal
dari babak delapan besar yang digelar di Gresik dan
Kediri, Persik dan PSIS mewakili dua tim yang lolos dari
babak delapan besar di Solo dan Batang yang baru
berakhir kemarin.
Persik menjadi juara Grup B di Solo setelah membukukan
nilai 7, dari dua kali menang dan sekali seri. PSIS
menempati posisi kedua dengan nilai 6 dari dua kali
menang dan sekali kalah.
Di kubu PSIS, manajer tim Yoyok Sukawi Sutarip mengakui
Persekabpas kini berbeda dengan yang dua kali mereka
hadapi di babak reguler. Ia sudah mendapat laporan
mengenai penampilan tim Laskar Sakera yang mengesankan
untuk menjuarai babak delapan besar zone Gresik.
"Penampilan
mereka ketika mengalahkan Persija 3-1 dan PSM 5-1
katanya sangat luar biasa. Saya memang belum melihat
rekamannya, tetapi hal itu sudah cukup membuat kami
harus memperhitungkan mereka," kata anak Wali Kota
Semarang Sukawi Sutarip ini.
PSIS dua kali dikalahkan Persekabpas di kompetisi
reguler. Menyerah 0-2 di Bangil, lalu kalah lagi 0-1 di
Semarang. Pada musim koimpetisi sebelumnya, PSIS hanya
mampu menahan seri Laskar Sakera di Semarang, dan kalah
0-1 dalam away di Madiun.
Menurut Yoyok, pihaknya masih mempunya waktu dua hari
untuk melakukan persiapan menghadapi laga babak
semifinal. "Malam ini tim langsung kembali ke Semarang,
dan mungkin baru besok ke Solo," katanya seusai
pertandingan melawan Persiba Balikpapan di Stadion R.
Sarengat, Batang. (035)