Mendoza Sempat Pingsan
Los Angeles -
Penuh
tangis haru bercampur perasaan gembira, gadis cantik
Zuleyka Rivera Mendoza (18) asal Puerto Rico akhirnya
dianugerahi sebagai ratu kecantikan sejagat atau Miss
Universe 2006, Minggu (23/7) waktu setempat.
''Sungguh saya belum dapat mempercayai ini,'' kata
pelajar sekaligus model beberapa saat setelah mendapat
mahkota idaman para wanita itu.
Sebanyak 86 kontestan dari berbagai negara bersaing di
ajang Miss Universe ke-55 ini di Shrine Auditorium di
Los Angeles. Semua wanita cantik pilihan negara
masing-masing berjuang untuk menjadi pengganti Miss
Unverse 2005 Natalie Glebova asal Kanada. ''Kebahagiaan
adalah ketika seseorang memberikan apa yang ia mampu
tanpa mengkhawatirkan rintangan di depan,'' tutur Rivera
menjawab pertanyaan terakhir dengan bahasa Spanyol
mengenai bagaimana ia memandang kemenangan itu.
Wanita ramping dengan tinggi 175 sentimeter ini terpilih
dari lima kandidat terakhir, termasuk Lauriane Gillieron
(Swiss), Kurara Chibana (Jepang), Lourdes Arevalo
(Paraguay) dan Tara Corner (Amerika Serikat) untuk
mengenakan mahkota senilai 250.000 dolar.
Dengan raihan ini berarti kontestan asal Puerto Rico
kini mengoleksi lima kali kemenangan masing-masing
didapatkan pada 1970, 1985, 1993, 2001 dan tahun ini.
Hasil tersebut merupakan terbanyak kedua setelah Amerika
Serikat. Amerika Serikat sendiri sudah mengoleksi tujuh
kemenangan.
Ajang yang begitu mendunia ini dijalankan oleh
organisasi real estate milik Donald Trumps dan sekarang
sudah meraih banyak simpati dari Amerika Latin dan
wilayah Asia Pasifik.
Ini terbukti dengan jumlah pemirsa yang mencapai 600
juta orang di 170 negara.
Pingsan
Kemenangan
yang diraih Rivera nampaknya begitu menyentuh perasaan,
sehingga dirinya sempat tidak sadarkan diri setelah
meraih mahkota. Rivera pingsan beberapa saat setelah
pengambilan gambar dilakukan dan sesi tanya jawab pada
konferensi pers. Wanita berparas cantik menawan ini
kemudin diberikan semacam cairan untuk kemudian kembali
sadar.
Saat penganugerahan mahkota, Rivera mengenakan stelan
gaun yang seluruhnya hampir terbuat dari rantai besi. Ia
juga berdiri di bawah sorotan lampu panggung yang cukup
panas untuk beberapa saat di auditorium sebelum ia
limbung. (ton/ap/afp)