kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Selasa Pon, 25 Juli 2006

 Ekonomi


Digulirkan Dana Penguatan Modal Ekonomi Kerakyatan

Singaraja (Bali Post) -
Pemkab Buleleng telah berupaya untuk mendorong tumbuhnya ekonomi kerakyatan pada sektor riil melalui dana bergulir penguatan modal bagi pengusaha kecil. Sejauh ini telah digulirkan dana Rp 648.500.000 dari APBD Buleleng dan dana dari APBN Rp 2.350.000 untuk penguatan modal KSP/USP Koperasi yang disalurkan kepada pengusaha kecil, pedagang, petani dan lainnya yang semuanya merupakan anggota koperasi.

Hal itu disampaikan Bupati Bagiada saat menyampaikan jawaban atas pemandangan umum fraksi-fraksi dalam sidang laporan pertanggungjawaban APBD 2005 di Gedung DPRD setempat, Senin (24/7) kemarin. 

Selain soal penguatan modal, Bupati juga menjawab perihal penanganan masyarakat miskin, yang sebelumnya dilontarkan oleh Fraksi PDIP. Bupati memaparkan penanganan terhadap masyarakat miskin telah dilaksanakan melalui program jaminan pemeliharaan kesehatan masyarakat miskin (JPKMM). Tujuannya untuk meningkatkan akses dan mutu pelayanan masyarakat miskin, dan masyarakat tidak mampu yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Tentang pemberdayaan petani sebagaimana disampaikan Fraksi Partai Golkar, Bupati menjawab pembangunan di Kabupaten Buleleng memprioritaskan pada bidang ekonomi termasuk pertanian. Selain itu, juga diarahkan untuk keseimbangan antara satu sektor dengan sektor lainnya yang saling bersinergi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam penyampaian tanggapannya di depan anggota DPRD Buleleng dan pejabat eksekutif lainnya, Bupati Putu Bagiada juga memaparkan sesungguhnya realisasi PAD telah melampaui target sebesar 104,60 persen dari rencana PAD setelah perubahan Rp 21,868 milyar lebih, sebagaimana disepakati bersama antara eksekutif dan legislatif yang dituangkan dalam perda perubahan APBD tahun 2005. (kmb15)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)