Antisipasi Kenaikan Harga...
Lelang Gula Jatah Bali
Dipercepat
Denpasar (Bali Post) -
Proses lelang gula PTPN XI yang merupakan jatah Bali
akan dipercepat untuk menekan kemungkinan naiknya
kembali harga gula lokal di pasaran. Saat ini harga gula
lokal di pasaran sudah berada pada kisaran Rp 5.800/kg -
Rp 6.000/kg dan kemungkinan akan naik kembali karena
semakin menipisnya stok distributor. Demikian
disampaikan Kasubdin Perdagangan Dalam Negeri Dinas
Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Bali Bagus Ketut
Wijaya, Kamis (2/2) kemarin.
Berdasarkan pantauan Bali Post, harga gula pasir di
tingkat pengecer (warung) telah mencapai Rp 7.000/kg
untuk yang warna putih dan Rp 6.500/kg untuk yang warna
merah kecoklatan. Menurut Wijaya, saat ini belum ada
surat edaran dari Menteri Perdagangan mengenai pengadaan
operasi pasar (opas). Pada tahun lalu, Menteri
Perdagangan sempat mengeluarkan surat edaran pengadaan
opas ketika harga gula menyentuh Rp 5.500/kg. Namun
sekarang ini meskipun harga gula sudah berada di kisaran
Rp 5.800/kg - Rp 6.000/kg, belum ada instruksi dari
Menteri Perdagangan mengenai pelaksanaan opas. ''Belum
ada instruksi mengenai opas dari Menteri Perdagangan
terkait naiknya harga gula di pasaran saat ini,''
katanya.
Guna mengantisipasi kenaikan yang lebih tinggi lagi,
Wijaya mengutarakan bahwa Disperindag Bali sudah meminta
PTPN XI mempercepat proses pelelangan gula yang menjadi
jatah Bali. Terkait hal tersebut, dia juga mengatakan
sudah memberitahukan distributor agar segera menyiapkan
dana untuk membeli gula yang akan dilelang. Rencananya
pada pertengahan Februari ini jatah gula untuk Bali akan
dilelang sebanyak 2.000 ton dari 4.000 ton yang menjadi
tanggung jawab PTPN XI. Dibaginya pelelangan gula ke
dalam dua tahap ini, karena distributor tidak mempunyai
cukup dana untuk membeli langsung sebanyak 4.000 ton.
Dia mengemukakan, pembelian gula untuk menjaga
keseimbangan stok di Bali tidak serta merta bisa
menurunkan harga di pasaran. Pasalnya harga gula dunia
kini sudah mengalami kenaikan dan kemungkinan besar gula
yang dilelang PTPN XI akan dilepas dengan harga Rp
5.500/kg. Kalau ini terjadi, dia memprediksi harga gula
di pasaran akan mencapai Rp 6.200/kg. Sejauh ini dia
mengaku belum mengetahui berapa harga yang dipatok PTPN
XI untuk gula yang diimpor tersebut. ''PTPN XI tidak mau
terbuka soal harga yang akan diberikan kepada
distributor. Kalau gula dilepas dengan harga Rp
5.500/kg, maka harga gula di pasaran bisa mencapai Rp
6.200/kg,'' ujar Wijaya.
Wijaya juga mengatakan bahwa Bulog pun diberikan
wewenang melakukan impor 5.000 ton gula untuk kebutuhan
Bali. Mengenai penyediaan gula dari Bulog ini, Wijaya
mengatakan belum memperoleh informasi kapan impor akan
dilakukan. ''Untuk pengadaan gula dari Bulog, kami belum
memperoleh informasi apakah sudah dibeli atau belum.
Biasanya keputusan itu tergantung Bulog di pusat,''
terangnya. (kmb18)