kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Jumat Umanis, 3 Februari 2006

 Ekonomi


Antisipasi Kenaikan Harga...

Lelang Gula Jatah Bali Dipercepat

Denpasar (Bali Post) -
Proses lelang gula PTPN XI yang merupakan jatah Bali akan dipercepat untuk menekan kemungkinan naiknya kembali harga gula lokal di pasaran. Saat ini harga gula lokal di pasaran sudah berada pada kisaran Rp 5.800/kg - Rp 6.000/kg dan kemungkinan akan naik kembali karena semakin menipisnya stok distributor. Demikian disampaikan Kasubdin Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan Propinsi Bali Bagus Ketut Wijaya, Kamis (2/2) kemarin.

Berdasarkan pantauan Bali Post, harga gula pasir di tingkat pengecer (warung) telah mencapai Rp 7.000/kg untuk yang warna putih dan Rp 6.500/kg untuk yang warna merah kecoklatan. Menurut Wijaya, saat ini belum ada surat edaran dari Menteri Perdagangan mengenai pengadaan operasi pasar (opas). Pada tahun lalu, Menteri Perdagangan sempat mengeluarkan surat edaran pengadaan opas ketika harga gula menyentuh Rp 5.500/kg. Namun sekarang ini meskipun harga gula sudah berada di kisaran Rp 5.800/kg - Rp 6.000/kg, belum ada instruksi dari Menteri Perdagangan mengenai pelaksanaan opas. ''Belum ada instruksi mengenai opas dari Menteri Perdagangan terkait naiknya harga gula di pasaran saat ini,'' katanya.

Guna mengantisipasi kenaikan yang lebih tinggi lagi, Wijaya mengutarakan bahwa Disperindag Bali sudah meminta PTPN XI mempercepat proses pelelangan gula yang menjadi jatah Bali. Terkait hal tersebut, dia juga mengatakan sudah memberitahukan distributor agar segera menyiapkan dana untuk membeli gula yang akan dilelang. Rencananya pada pertengahan Februari ini jatah gula untuk Bali akan dilelang sebanyak 2.000 ton dari 4.000 ton yang menjadi tanggung jawab PTPN XI. Dibaginya pelelangan gula ke dalam dua tahap ini, karena distributor tidak mempunyai cukup dana untuk membeli langsung sebanyak 4.000 ton.

Dia mengemukakan, pembelian gula untuk menjaga keseimbangan stok di Bali tidak serta merta bisa menurunkan harga di pasaran. Pasalnya harga gula dunia kini sudah mengalami kenaikan dan kemungkinan besar gula yang dilelang PTPN XI akan dilepas dengan harga Rp 5.500/kg. Kalau ini terjadi, dia memprediksi harga gula di pasaran akan mencapai Rp 6.200/kg. Sejauh ini dia mengaku belum mengetahui berapa harga yang dipatok PTPN XI untuk gula yang diimpor tersebut. ''PTPN XI tidak mau terbuka soal harga yang akan diberikan kepada distributor. Kalau gula dilepas dengan harga Rp 5.500/kg, maka harga gula di pasaran bisa mencapai Rp 6.200/kg,'' ujar Wijaya.

Wijaya juga mengatakan bahwa Bulog pun diberikan wewenang melakukan impor 5.000 ton gula untuk kebutuhan Bali. Mengenai penyediaan gula dari Bulog ini, Wijaya mengatakan belum memperoleh informasi kapan impor akan dilakukan. ''Untuk pengadaan gula dari Bulog, kami belum memperoleh informasi apakah sudah dibeli atau belum. Biasanya keputusan itu tergantung Bulog di pusat,'' terangnya. (kmb18)

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)