kembali ke halaman depan

 

 

 

 

Jumat Umanis, 3 Februari 2006

 Bali


Layani Perizinan ....

Telkom dan PLN Diharapkan Bergabung di UPT

Denpasar (Bali Post) -
Pemkot Denpasar mengaku akan berusaha maksimal melakukan layanan perizinan berbasis teknologi dengan konsep one stop shooping. Langkah ke arah itu selain diwujudkan dengan menggandeng dinas teknis, juga meminta PLN, Telkom dan BPN membuka loket layanan perizinan di unit pelayanan terpadu (UPT) Pemkot Denpasar.

Demikian ditegaskan Wakil Wali Kota Denpasar I.B. Rai Dharmawijaya Mantra saat memaparkan program UPT di hadapan Wali Kota Denpasar Drs. A.A. Puspayoga, DPRD, dan undangan dari kalangan pengusaha saat peluncuran Bulan Layanan Publik, Kamis (2/2) kemarin. Rai Mantra mengatakan bersatunya instansi teknis pelayan perizinan dalam satu tempat akan mempermudah dan hemat biaya operasional bagi  masyarakat.

Rai Mantra menegaskan program layanan publik ini diharapkan berjalan maksimal dengan telah dilakukannya debirokrasi perizinan baik dari segi persyaratan dan limit waktu penyelesaian. Komitmen Wali Kota Denpasar ini akan diterjemahkan secara profesional dengan perangkat berbasis teknologi. ''Kontrol publik akan mempercepat layanan profesional UPT,'' jelasnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar I Ketut Suwandhi, S.Sos. mendukung gebrakan Pemkot Denpasar ini. Ia mengingatkan agar pelayanan di UPT benar-benar didukung operator yang profesional dan memperhatikan waktu penyelesaian. Ia meminta agar proses pengurusan izin antara yang baru dan perpanjangan dibedakan. Selama ini pengurusan izin baru dan perpanjangan masih bertele-tele. ''Kebijakan awal kota untuk melakukan debirokrasi perizinan sangat tepat terlebih pada masa krisis. Layanan profesional hendaknya menjadi identitas Pemkot Denpasar,'' sarannya.

Selebihnya, Wali Kota Denpasar Puspayoga usai menekan tombol tanda peluncuran bulan layanan publik berharap semua pihak menyukseskan program ini. Ia mengatakan layanan berbasis teknologi dan didukung birokrasi yang profesional setidaknya bisa menekan keluhan di sektor perizinan. ''Petugas UPT hendaknya tetap membudayakan layanan ramah dan bersahabat. Birokrat profesional setidaknya menjadi identitas birokrasi di kota yang tumbuh sebagai kota jasa, bisnis dan niaga,'' jelasnya.

Peluncuran bulan layanan publik ini juga ditandai dengan pembuatan KTP dan kartu KK jarak jauh oleh Kadis Kependudukan dan Capil Drs. I Nyoman Aryana, M.Si. dengan Camat Denpasar Barat Drs. I.B. Brahmaputra, M.M. Layanan nirkabel ini berjalan efektif dan cepat. Perangkat pendukung UPT ini juga bisa difungsikan sebagai CCTV. Wali Kota nantinya bisa melakukan akses langsung lewat komputer terhadap pola layanan perizinan termasuk memberikan teguran jika terjadi kelambatan. (044)

 

 

CUACA


ACARA TV & RADIO


Radio Global FM 99,15 (LIVE)