Layani Perizinan ....
Telkom dan PLN Diharapkan
Bergabung di UPT
Denpasar (Bali Post) -
Pemkot Denpasar mengaku akan berusaha maksimal melakukan
layanan perizinan berbasis teknologi dengan konsep one
stop shooping. Langkah ke arah itu selain diwujudkan
dengan menggandeng dinas teknis, juga meminta PLN,
Telkom dan BPN membuka loket layanan perizinan di unit
pelayanan terpadu (UPT) Pemkot Denpasar.
Demikian ditegaskan Wakil Wali Kota Denpasar I.B. Rai
Dharmawijaya Mantra saat memaparkan program UPT di
hadapan Wali Kota Denpasar Drs. A.A. Puspayoga, DPRD,
dan undangan dari kalangan pengusaha saat peluncuran
Bulan Layanan Publik, Kamis (2/2) kemarin. Rai Mantra
mengatakan bersatunya instansi teknis pelayan perizinan
dalam satu tempat akan mempermudah dan hemat biaya
operasional bagi masyarakat.
Rai Mantra menegaskan program layanan publik ini
diharapkan berjalan maksimal dengan telah dilakukannya
debirokrasi perizinan baik dari segi persyaratan dan
limit waktu penyelesaian. Komitmen Wali Kota Denpasar
ini akan diterjemahkan secara profesional dengan
perangkat berbasis teknologi. ''Kontrol publik akan
mempercepat layanan profesional UPT,'' jelasnya.
Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar I Ketut Suwandhi, S.Sos.
mendukung gebrakan Pemkot Denpasar ini. Ia mengingatkan
agar pelayanan di UPT benar-benar didukung operator yang
profesional dan memperhatikan waktu penyelesaian. Ia
meminta agar proses pengurusan izin antara yang baru dan
perpanjangan dibedakan. Selama ini pengurusan izin baru
dan perpanjangan masih bertele-tele. ''Kebijakan awal
kota untuk melakukan debirokrasi perizinan sangat tepat
terlebih pada masa krisis. Layanan profesional hendaknya
menjadi identitas Pemkot Denpasar,'' sarannya.
Selebihnya, Wali Kota Denpasar Puspayoga usai menekan
tombol tanda peluncuran bulan layanan publik berharap
semua pihak menyukseskan program ini. Ia mengatakan
layanan berbasis teknologi dan didukung birokrasi yang
profesional setidaknya bisa menekan keluhan di sektor
perizinan. ''Petugas UPT hendaknya tetap membudayakan
layanan ramah dan bersahabat. Birokrat profesional
setidaknya menjadi identitas birokrasi di kota yang
tumbuh sebagai kota jasa, bisnis dan niaga,'' jelasnya.
Peluncuran bulan layanan publik ini juga ditandai dengan
pembuatan KTP dan kartu KK jarak jauh oleh Kadis
Kependudukan dan Capil Drs. I Nyoman Aryana, M.Si.
dengan Camat Denpasar Barat Drs. I.B. Brahmaputra, M.M.
Layanan nirkabel ini berjalan efektif dan cepat.
Perangkat pendukung UPT ini juga bisa difungsikan
sebagai CCTV. Wali Kota nantinya bisa melakukan akses
langsung lewat komputer terhadap pola layanan perizinan
termasuk memberikan teguran jika terjadi kelambatan.
(044)