Pemasang
Bom Kuta
Paradiso masih
Misterius
Denpasar
(Bali Post) -
Pemasang
bom di
Kuta Paradiso
masih misterius.
Kerja
keras aparat
Poltabes bersama
Densus 88 Polda
Bali memburu
pelaku pemasang
bom di
lantai IV Hotel
Kuta Paradiso,
belum menunjukkan
hasil memuaskan.
Untuk
memburu pelaku
bom itu,
tidak saja
Buser Reskrim,
intel
Poltabes, anggota
Densus 88 Polda
Bali pun diturunkan.
Di samping
itu, aparat
juga mempelajari
secara saksama
rekaman CCTV --Central Close
Television-- selama 48 jam,
namun
perkembangannya belum
menggembirakan.
''Buser Sat
Reskrim,
intel
Poltabes bersama
anggota Densus
88 Polda Bali
telah mengejar
pelakunya.
Rekaman CCTV
juga dipelajari,
namun masih
belum ada
titik terang
siapa pelakunya,''
terang Kapoltabes
Kombes Drs. Dewa
Made Parsana
bersama Perwira
Humas Kompol
IGG Suryasa dan
Kasat Reskrim
Kompol Faizal
Thayeb usai
serah terima
jabatan tiga
kapolsek di
Mapoltabes,
Denpasar, Sabtu (3/9)
kemarin.
Dikatakannya,
peringatan bom
itu membuat
Mapoltabes
melakukan siaga
penuh dengan
mesett-up program
kalender kamtibnas.
''Dalam
kalender
Kamtibnas yang melibatkan
kekuatan penuh
ini, para
staf juga
ikut turun
selain aparat
yang memang
opsnal,'' terang
Kombes Dewa
Made Parsana.
Aparat
tiap hari
libur dan
hari pendek
yakni Jumat,
Sabtu dan
Minggu terus
berjaga-jaga di
tempat-tempat
rawan.
Selain
itu, aparat
melakukan
operasi-operasi yang dipimpin
kapolsek di
wilayahnya
masing-masing, patroli
bermobil dan
razia-razia di
tempat-tempat
tertentu.
Dua
Kapolsek
berprestasi, Kapolsek
Kuta AKP Komang
Sandi Arsana dan
Kapolsek Denpasar
Selatan AKP Gede
Adi Mulyawarman
mendapat promosi
ke Mapolda
Bali.
Sandi Arsana
menduduki job Kanit
Tindak Pidana
Tertentu, Gede
Adi Mulyawarman
menjabat Kanit
II Dirreskrim
Polda Bali.
Kapolsek
Kuta kini
diganti mantan
Kapolsek Dentim.
Kapolsek
Dentim kini
dipegang AKP R.R.
Dewayana. (kmb11)