kembali ke halaman depan
bunga2.gif (1033 bytes)  Minggu Pon, 28 Desember 2003 tarukan valas
 

CERMIN


Takut Hamil dan Ejakulasi Dini
Wimpie Pangkahila

Upaya minum pil yang Anda sebutkan itu bukanlah upaya yang benar karena pil itu tidak pernah dibuktikan secara ilmu kedokteran sebagai pencegah kehamilan. Saran dokter agar Anda minum pil KB sebenarnya merupakan saran yang objektif. Jadi kalau memang Anda dan pacar bertekad tetap melakukan hubungan seksual, kalau tidak ingin hamil ya gunakan pencegahan, antara lain dengan pil KB.

SAYA wanita berusia 24 tahun mempunyai pacar berusia 26 tahun, kami berpacaran sudah 1 tahun. Kami berdua jarang bertemu tetapi tiap kali bertemu pasti melakukan hubungan seks di luar nikah.

Setelah berhubungan saya pasti langsung minum pil tuntas, dan kalau menstruasi pasti telat sampai 10 hari. Saya kadang-kadang takut sekali kalau terjadi sesuatu dengan diri saya, dan saya pernah berkonsultasi dengan dokter, saya disuruh minum pil KB biar tidak hamil.

Apakah dengan minum pil tuntas, nanti bisa menyebabkan saya mandul? Dan apa karena pil tuntas tersebut yang menyebabkan saya terlambat datang bulan sampai 10 hari?

Anita, Denpasar

Salah satu akibat hubungan seksual yang mungkin terjadi ialah kehamilan. Kalau Anda dan pacar berani melakukan hubungan seksual, berarti menyadari adanya risiko kehamilan. Wajar kalau Anda merasa takut dan tidak ingin hamil, karena Anda belum menikah.

Tetapi sayang keberanian Anda dan pacar melakukan hubungan seksual tidak disertai keberanian melakukan pencegahan yang benar. Itu berarti Anda tetap dihadapkan pada risiko terjadinya kehamilan.

Upaya minum pil yang Anda sebutkan itu bukanlah upaya yang benar karena pil itu tidak pernah dibuktikan secara ilmu kedokteran sebagai pencegah kehamilan. Saran dokter agar Anda minum pil KB sebenarnya merupakan saran yang objektif. Jadi kalau memang Anda dan pacar bertekad tetap melakukan hubungan seksual, kalau tidak ingin hamil ya gunakan pencegahan, antara lain dengan pil KB.

Tetapi jangan diartikan bahwa dokter itu mendorong Anda terus melakukan hubungan seksual pranikah. Tentu saja lebih baik bila Anda dan pacar tidak melakukan hubungan seksual lagi.

Mengenai pengaruh pil tuntas, saya tidak dapat berkomentar karena pil itu bukan produk yang dikenal dalam ilmu kedokteran.

SAYA pria berumur 26 tahun, dan mempunyai pacar 3 tahun lebih muda dari saya. Kami berdua punya komitmen untuk tidak melakukan hubungan seks selama pacaran. Hal tersebut bisa kami pertahankan selama 1,5 tahun, tetapi menginjak tahun ke 2, kami mulai tergoda untuk melakukan hubungan seks, meski kami sadar itu salah. Namun, yang menjadi masalah adalah belum sempat hubungan seks itu terjadi saya sudah mengalami ejakulasi, padahal kami baru sebatas bercumbu. Apakah saya termasuk mengalami ejakulasi dini? Kalau benar apa yang harus saya lakukan? Apakah ada obat atau cara untuk mengatasinya? Apa sebenarnya penyebab ejakulasi dini? Dan perlu waktu berapa lama untuk mengatasinya? Untuk menjadi pertimbangan Dokter, selama kami belum melakukan hubungan seks, saya memang sering melakukan masturbasi seminggu sekali, dan saya bekerja 8 jam sehari. Apakah itu ada hubungannya Dok? Kami sudah mencoba 3 kali melakukan hubungan tetapi tetap seperti itu.

Budiarta, Tabanan

Sebenarnya komitmen Anda dan pacar untuk tidak melakukan hubungan seksual patut dipertahankan. Tetapi sayang komitmen itu Anda langgar dan berlangsunglah hubungan seksual, yang menurut Anda karena "tergoda". Tentu saja Anda dan pacar tergoda untuk melakukan hubungan seksual karena sebelumnya pasti melakukan percumbuan yang menimbulkan rangsangan seksual. Tetapi yang pasti, itu telah terjadi.

Mengenai ejakulasi yang cepat terjadi bahkan sebelum hubungan seksual berlangsung, itu mungkin tergolong ejakulasi dini atau bisa juga tidak. Disebut ejakulasi dini bila kejadian itu selalu atau sering terjadi. Perhatikan saja, kalau kejadian itu sering terjadi atau selalu terjadi berarti Anda mengalami ejakulasi dini.

Ejakulasi dini dapat disebabkan karena kebiasaan masa lalu yang ingin cepat mengalami ejakulasi agar hubungan seksual segera berakhir. Masturbasi yang dilakukan secara tergesa-gesa diduga dapat mengakibatkan ejakulasi dini kemudian. Selain itu kurang berfungsinya suatu zat di dalam tubuh, yang disebut serotonin, juga dapat mengakibatkan ejakulasi dini. Ereksi yang kurang baik juga cenderung mengakibatkan ejakulasi dini. Sebaliknya ejakulasi dini yang berlangsung lama dapat mengakibatkan gangguan ereksi.

Ejakulasi dini dapat diatasi dengan obat tertentu. Ada juga cara latihan yang dilakukan dengan bantuan pasangan. Tetapi pada umumnya cara latihan tidak mudah dilakukan karena melibatkan pasangan.

 


 

ke atas

 
LIVE RADIO GLOBAL
Live Radio Global FM Kinijani

 

ACARA RADIO & TV

 

CUACA

www.bali-travelnews.com